Cara Menghemat Kabel (LAN)


Diposting dalam kategori: Komputer Online , Kumpulan Tips/Info

Zaman sekarang semuanya serba mahal. Harga-harga kalau sudah naik, susah sekali turunnya malah bahkan gak mungkin turun lagi (kayak harga bensin :) ). Dalam dunia komputer, walaupun harga spare-part selalu turun, itu bukan karena harga bahannya yang turun, melainkan karena sudah muncul model terbaru dengan teknologi yang baru pula. Dengan demikian, model yang lama pasti akan anjlok harganya (daripada gak laku, mending jual murah). kalau model yang baru tidak muncul, maka harga bisa bertahan atau bahkan naik karena stok yang semakin terbatas.

Tapi lain halnya dengan kabel LAN (UTP). Kayaknya harga kabel gak bakalan turun dan akan selalu mengalami kenaikan karena harga bahan baku (tembaga) memang naik.
Dalam hal ini kita dituntut untuk melakukan pengiritan lebih smart dalam menggunakan kabel.
Kabel LAN, UTP (Unshielded Twisted Pair) adalah kabel untuk menghubungkan satu komputer dengan komputer lain dalam sebuah jaringan lokal (LAN). Kabel ini berisi 4 pasang kabel yang setiap pasangnya dipilin (twist), sehingga total kabel yang ada didalamnya adalah 8 buah. Keempat pasangan kabel tersebut adalah:
Pair#1 : White-Blue & Blue
Pair#2 : White-Orange & Orange
Pair#3 : White-Green & Green
Pair#4 : White-Brown & Brown
Kabel UTP

Dari 8 buah kabel ini, sebenarnya yang digunakan untuk penghubung antar komputer adalah 4 kabel saja (2 pasang) yaitu Pair#2 dan Pair#3.
Pair#2 dihubungkan dengan pin 1 & 2, sedangkan Pair#3 dihubungkan dengan pin 3 & 6.
Sisanya yang 2 pasang lagi (Pair#1 dan Pair#4) tidak dipakai alias nganggur dan biasanya dihubungkan dengan pin 4,5,7 & 8 walaupun tidak digunakan.
RJ45-Male

Yang harus kita lakukan adalah memanfaatkan/menggunakan kabel yang tidak terpakai (Pair#1 & 4) untuk menghubungkan komputer yang lainnya. Sehingga 1 kabel UTP yang biasanya digunakan untuk 1 komputer, bisa kita pakai untuk menghubungkan 2 komputer ke Hub.
Caranya:
Hubungkan Pair#2 dan #3 dengan jack RJ-45 yang pertama. Warna white-orange ke pin 1, orange ke pin 2, white-green ke pin 3 dan green ke pin 6.
Biarkan pin yang lain (4,5,7,8) kosong. Jack RJ-45 siap untuk di crimp.
Sisa kabelnya (pair#1 dan 4) dihubungkan dengan jack RJ-45 yang kedua. Warna white-blue ke pin 1, blue ke pin 2, white-brown ke pin 3 dan brown ke pin 6. Pin yang lain biarkan kosong.

Dengan begitu, kita sudah bisa mencolokkan jack RJ-45 yang pertama dari hub ke komputer 1 dan jack RJ-45 yang kedua dari hub ke komputer 2.
Kalau jumlah komputer yang akan dihubungkan sedikit, mungkin penghematannya belum “terasa”, tapi kalau komputer yang akan dihubungkan mencapai puluhan atau ratusan…? Kabar baiknya lagi, kecepatan yang dihasilkan dari koneksi ini juga bisa mencapai 100MBPS lho…

Ditulis oleh: ayah (03 September 2008 @ 18:06:03)
Tags : , , , ,

 

Suka dengan artikel ini? Silahkan di-sharing!

RSS Digg Twitter StumbleUpon Delicious Technorati Facebook

9 Komentar

Komentar
09/09/08
15:19:31
#1 awan :

benarkah itu,. setahuku kalau cuman 4 kabel yg dipakai itu jalan cuma 10 mbps , sedang fast ethernet yang 100 mbps s.d 1 giga itu semua kabel dipakai

Reply dari: abdi
Wah, gak tau juga pastinya ya. Tapi kenapa lampu 100MBPS di HUB nya menyala.?

26/09/08
21:33:04
#2 Aan S :

Setauku sih memang cuma 4 aja yg dipake untuk 100mb tapi kalo dari 8 kabel dipake untuk 2 koneksi (4-4) apa ngk gede tuh ‘interfrensi’ antar kabel….??
menurut saya hal tsb bakal mengakibatkan panjang kabelnya jadi terbatas….semakin panjang kabel semakin byk bit eror nya (kali ya…) karena terpengarus interfrensi tadi..
Saya pernah tuh pasang kabel untuk jaringan 100m tanpa mengikuti kaidah pewarnaan (asal aja, asal a ketemu a b ketemu b) ternyata hanya bisa terkoneksi untuk jarak tertentu saja..waktu itu tdk bisa tembus 100m tapi begitu kabel diubah sesuai kaidah warna baru deh tembus 100m nyambung
maaf ya kepanjangan…. cuma sharing aja trims

Reply dari: ayah
Menurut saya, interferensi terjadi jika kita salah memilih pairnya (dalam hal ini a ketemu a dan b ketemu b). Bila seharusnya pasangan a-b itu satu pair (yang dibelit/diplintir/twist) dan c-d itu satu pair, maka jika kabel yang dipilih a berpasangan dengan c atau b berpasangan dengan d pasti terjadi interferensi dan panjang kabel akan menurun. Kalau 1 pair disambungkan pada kedua kabel yang di-twist, saya yakin panjang kabel bisa maksimum (tapi saya belum pernah mengukurnya).

14/10/08
11:45:41

apakah cara ini sudah i implementasikan di lab jaringan komputer yang komputernya lebih dari 20 komputer dan jarak paling panjang antar komputer dengan swith / hub adlah 10 meter mas
masihkah lancara tanpa maslah dalam hal koneksi internetnya atau sering terajdi RTO
masih lum nyoba sih tapi jika ada yang udah pernah nyoba tolong di komentari juga

Reply dari: ayah
Kalau untuk kondisi demikian, memang belum pernah diimplementasikan. Tapi untuk panjang kabel 20 meteran sudah pernah. Untuk yang lebih dari 20 komputer dan jarak sampai 50 meteran lebih ke HUB, gak berani nyoba sebab waktu itu masang jaringan di PT.INALUM. Gak bisa macem-macem :)

05/12/09
12:16:27
#4 suyanto :

SAya Terapkan juga percobaan ini di Warnet saya,
Koneksi OK krena jarak masih dalam 8 M.. tapi masalah lainya datang juga
yaitu Komputer sering hank dan Mati Sendiri tanpa ada tanpilan di Layar Monitor. coba aku cek apakah benar2 mati ternyata tidak. PC masih dalam keadaan HIDUP. lampu indikator menyala.
Tapi Kenapa TIdak menampilkan ke layar monitor wallupun sudah di restart berulang2,
pertanyaanya :
1. Apakah Pengaruh dari Konfigurasi LAN ini ?
2. Suhu Panas yang berlebihan apa bisa jadi penyebab UTAMA ?
3. apa penyebab dari Mainboard HANG ?

Terimas kasih jika ada yang mau share dari pengalamannya

Reply dari: ayah
Wah, kalau masalah sering mati sendiri/hank saya gak ngalami. Coba cek pair kabel yg digunakan.
Dalam 1 kabel kan ada 4 pasang (pair) yang diplintir. Pin No.1 dan 2 harus 1 pair, Pin No.3 dan 6 harus 1 pair.
Jangan hubungkan pin yang bukan pairnya (misalnya 1 dgn 3) dalam 1 pair kabel.
Pada intinya kan UTP adalah kabel yang berpasangan tanpa pelindung luar (un-shielded twisted pair), jadi tidak ada pengaruh berarti jika 1 kabel digunakan untuk 2 jalur. Toh, sama juga dengan mendekatkan/mengikat dgn cable-tie semua kabel lan yg ada.
Jika ada masalah panas di CPU, saya yakin bukan karena penggunaan 1 kabel LAN utk 2 komputer.

03/03/10
15:10:31
#5 adi :

maaf mas mau tanya?
untuk menghubungkan komputer dengan kabel lebih dari 10 meter kok gak bisa ya. padahal pada waktu di tes ping bisa, akan tetapi untuk koneksi internet tidak bisa.
bagaimana solusinya?
apakah karena kualitas kabelnya jelek.
terimakasih sebelumnya.

03/03/10
20:47:46
#6 adi :

pak klo mau menghubungkan dengan jarak 20 meter pake kabel kok gak bisa buat internetan ya?
tolong dong kasih solusinya.
padahal waktu di tes ping bisa konek.
terima kasih.

Reply dari: ayah
Oh,.. kemungkinan karena kualitas kabel yg anda gunakan kurang/tidak bagus. Beberapa merek kabel memang hanya menjaga kualitas kawatnya untuk pair Orange-WhiteOrange dan Green-WhiteGreen. Untuk pair yg lain sengaja kualitasnya dibuat gak bagus karena standarnya tidak digunakan sehingga tahanannya jadi tinggi. Coba gunakan merek kabel yg bagus kualitasnya, pasti OK.

21/06/10
19:45:14

ide anda fresh dan bagus .. saya juga seneneg maen jaringan namun saya belom pernah kepikiran yang seperti ini..
tapi menurut anda apakah lebih baik yang system mas ini apakah yang pakai satu satu saja dalam kualitas datanya? atau sama saja?

Reply dari: ayah
kalau kabelnya bagus, artinya ke-empat pairnya punya kualitas tembaga yang sama, maka kualitas datanya sama bagusnya dgn bila kita pake 1 kabel utk 1 komputer.

25/06/10
14:32:47
#8 TEGUH BOS :

BOS……THANKS ANDA TELAH DAPAT MERINGANKAN BEBAN SAYA ..UNTUK BELI KABEL …..DAN BERHASIL TIP ANDA SAYA LAKUKAN BOOOOOSSSSS…………….? ADA TIP LAGI SELAIN INI YANG AMPUH LAGI

25/06/10
14:34:52
#9 TEGUH BOS :

PAK SAYA KEMBALI PUNYAK KENDALA SETING ATUR CLIENT PADA DIR 600 …BISA BANTU NDAK PAK…….,ATAU MUNGKIN ADA TEMAN BISA……………..PLEACE HELP MY

Berikan Komentar Anda

Nama

Email

Website

Artikel Sebelumnya
« Ngurus KTP, Kok Susah Ya..?
Artikel Selanjutnya
Inside File Tema (*.thm) »
Powered by Wordpress   |   Lunated designed by ZenVerse | Sponsored by FXOpen Forex Broker